SENDAWAR, Siberkaltim.co – Proyek jalan poros Tering-Ujoh Bilang menghubungkan Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu hingga kini belum rampung seutuhnya. Dari total 26 kilometer pembangunan beton jalan Segmen 1 hingga 4 masih tersisa 10 persen progres pekerjaan yang belum selesai.
“Untuk progres pekerjaan jalan segmen Tering-Ujoh Bilang 1 dan 3 sudah selesai dan sudah PHO (Provisional Hand Over, Serah Terima Sementara),” ujar Wakil Ketua 1 DPRD Provinsi Kaltim Ekti Imanuel saat melakukan pemantauan di lapangan, Rabu (24/12/2025).
Diketahui, kunjungan orang nomor dua di Karang Paci ini adalah kali ketiganya untuk memantau langsung proses pekerjaan di lapangan. Perjuangannya untuk mengawal langsung proses pembangunan jalan penghubung antar dua kabupaten di Kaltim ini patut diacungi dua jempol.
Selain itu, ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan legislatif terhadap proyek strategis yang ditujukan membuka keterisolasian wilayah serta memperkuat konektivitas antara Kutai Barat dan Mahakam Ulu. Ekti turun ke lapangan bersama perwakilan Dinas PUPR-PERA Provinsi Kaltim dan pihak kontraktor.
Soal keterlambatan penyelesaian pekerjaan Segmen 2 dan 4, Ekti menyebut karena faktor cuaca yang yang kerap diguyur hujan berangsur. “Kurang lebih sisa pekerjaan segmen II 10 persen segmen IV 10 persen juga. Tapi biarpun 10 persen itu nilai volume anggarannya kan besar Rp 3 miliar lebih,” terangnya.
Di samping itu, ia juga memberi opsi kepada pihak kontraktor pelaksana dengan memperpanjang kontrak pekerjaan melalui addendum kontrak. Mengingat dengan sisa waktu pekerjaan dan kondisi cuaca yang tak menentu untuk dapat dipertimbangkan.
Solusi itu, tambah dia, agar proses penyelesaian pekerjaan tak dilakukan asal-asalan karena dikejar waktu. Ia menginginkan kualitas jalan penghubung Kubar-Mahulu juga berkualitas.
“Ini bukan sekadar proyek fisik, tapi urat nadi akses Mahakam Ulu. Jika 26 kilometer ini tembus tahun ini, maka sisa ruas menuju Ujoh Bilang tinggal sedikit. Ini akan sangat menentukan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik kedepannya,” jelasnya.















